Awalnya, seluruh dana penelitian untuk perguruan tinggi dikelola oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DP2M), Ditjen Dikti. Nantinya dana penelitian akan dislaurkan ke rekning tiap rektor untuk perguruan tinggi negeri, dan melalui Kopertis untuk perguruan tinggi swasta.
Rektor Universitas Padjadjaran (Unpad) Prof. Ganjar Kurnia menilai, kebijakan tersebut akan memberi kesempatan kepada perguruan tinggi untuk menentukan arah penelitiannya, sesuai dengan program-program yang mereka jalankan di kampus masing-masing. "Dengan kata lain, kebijakan tersebut merupakan wujud otonomi kampus dalam bidang penelitian," ujar Ganjar seperti dinukil dari situs Unpad, Jumat (10/12/2010).
Menurut Ganjar, kebijakan tersebut mencerminkan bentuk kepercayaan pemerintah kepada tiap perguruan tinggi untuk mengembangkan dan mengelola penelitian masing-masing. Dia menekankan, baik universitas maupun peneliti harus menjaga kepercayaan tersebut. "Caranya, dengan mengelola dan membuat penelitian yang bertanggung jawab, serta dapat meningkatkan daya saing," imbuhnya.
Bagi Unpad, Ganjar menjelaskan, perlu ada kontrol terhadap semua penelitian mereka, di antaranya mengenai standar isi tiap penelitian yakni sesuai dengan sasaran dan kualitas internal Unpad. Ganjar pun akan menerapkan sistem kompetisi dalam penelitian di kampus yang berdiri pada 11 September 1957 tersebut.
Perguruan tinggi negeri di bumi parahyangan itu akan menyusun berbagai tema sebagai arah penelitian Unpad. Mereka juga akan mengarahkan penelitian berorientasi produk, dengan tetap memperhatikan penelitian dasar atas penelitian berorientasi produk tersebut. "Semua penelitian tersebut diharapkan dapat masuk publikasi internasional untuk meningkatkan reputasi akademik Unpad," ujar pria asli Bandung tersebut.
Pemegang gelar master untuk bidang studi Sosiologi dan Ekonomi Masyarakat dari Universitas Paris X Nanterre itu menambahkan, Unpad memiliki target tertentu dalam bidang penelitian yang tercantum dalam Indikator Kerja Kunci (IKK). IKK di antaranya menjelaskan berapa buku dan paten yang harus dihasilkan Unpad. Dengan biaya dari Ditjen Dikti tahun anggaran 2009, Unpad telah meluncurkan 132 judul buku karya mahasiswa program doktoral.
Sumber: OkeZone

0 komentar:
Posting Komentar